Pengertian Manajemen Pemasaran

Pengertian Pemasaran

Untuk menanggapi proses pertukaran diperlukan sejumlah besar usaha dan ketrampilan. Organisasi lebih profesional dalam menangani proses pertukaran mereka harus menarik sumber daya dan sekumpulan pasar mengubahnya menjadi produk yang bermanfaat dan menjualnya ke kumpulan pasar yang lain.

Kemajuan zaman yang membawa masalah-masalah dan kesempatan-kesempatan baru telah menjadi sebab menariknya pengetahuan pemasaran (marketing) bagi perusahaan-perusahaan, lembaga-lembaga dan bangsa-bangsa. Kegiatan pemasaran telah berkembang dari kegiatan distribusi dan penjualan, menjadi suatu falsafah untuk menghubungkan tiap perusahaan dengan pasarnya.

Pengertian Manajemen Pemasaran

Perusahaan-perusahaan besar dan kecil dimana-mana mulai memahami perbedaan antara penjualan dan pemasaran. Organisasi-organisasi nonprofit seperti universitas, musium lembaga pemerintahan dan lembaga sosial lainnya, memandang pemasaran sebagai suatu cara baru untuk menjalin hubungan dengan masyarakat. Negara-negara yang sedang berkembang mempelajari prinsip pemasaran untuk mengetahui bagaimana memperbaiki sistim distribusi dosmetik mereka.

Kegiatan pemasaran timbul apabila manusia memutuskan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginanya dengan cara tertentu yang disebut pertukaran. Pertukaran merupakan salah satu cara untuk mendapatkan produk guna memenuhi kebutuhannya. Jadi pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan usaha memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran (Radiosunu, 1986)

Pemasaran adalah proses merencanakan dan melaksanakan konsep, memberi harga, melakukan promosi dan mendistribusikan ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memenuhi tujuan individu dan organisasi. Dalam manajemen suatu pemasaran dibutuhkan suatu riset pemasaran.

Riset Pemasaran

Riset pemasaran adalah fungsi yang menghubungkan konsumen, pelanggan dan publik dengan pemasaran melalui informasi-informasi dengan luar untuk mengidentifikasi peluang dan masalah pemasaran, menghasilkan, dan mengevaluasi upaya pemasaran, memantau kinerja pemasaran sebagai suatu proses. Riset pemasaran menspesifikasi informasi yang di butuihkan untuk menghadapi isi-isu ini untuk mendesain metode pengumpulan informasi, mengelola dan mengimplementasikan proses pengumpulan data, menganalisis hasilnya dan mengkomunikasikan hasil temuan dan implikasinya (Mc. Daniel, 2001)

Penjualan produk juga dapat dilakukan dengan memperluas daerah pemasaran ke daerah yang belum pernah menjadi daerah pemasaran, bahkan jika perlu pemasaran diperluas ke daerah yang belum ada produk tersebut. Perluasan daerah pemasaran memerlukan biaya tambahan yang harus dikeluarkan, biaya awal yang harus dikeluarkan adalah biaya untuk melakukan riset pasar. Riset pasar dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan produk yang dipasarkan dapat diterima konsumen di daerah tersebut. Hasil riset pasar ini dapat dijadikan acuan untuk proyek pengembangan pasar yang akan dilakukan, jika hasil riset pasar menunjukan kondisi pasar tidak memungkinkan maka proyek pengembangan pasar di daerah harus dibatalkan, tetapi jika hasil riset pasar menunjukan bahwa kondisi kondisi pasar kondusif dan peluang bagi produk ke pasar sangat besar (Lillien et al., 1992)

Pelaksanaan dalam manajemen pemasaran memegang peranan yang sangat penting tetapi kadang oleh suatu perusahaan tidak terlalu diperhatikan. Hal ini dikarenakan bahwa perusahaan menganggap bahwa pasar terlalu cepat berubah sehingga rencana tidak ada gunannya (Kotler dan Amstrong, 1996).

Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah hal yang penting dalam pemasaran. Hal ini dikarenakan strategi pemasaran yang diambil oleh bagian pemasaran suatu perubahan akan menentukan keberhasilan pemasaran produk-produk dari perusahaan. Hal yang perlu diperhatikan oleh bagian pemasaran adalah variabel marketing mix, seperti harga, promosi, distribusi dan kualitas produk (Susanto et al., 2003)

Pengertian Manajemen Pemasaran

American Marketing Association

Menurut American Marketing Association dalam Kotler (1994:14) menyatakan Manajemen pemasaran terjadi bilamana setidak-tidaknya salah satu pihak dalam pertukaran potensial mempertimbangkan sasaran dan sarana untuk memperoleh tanggapan yang diinginkan dari pihak lain. Disini kita menggunakan definisi manajemen pemasaran yang disahkan tahun 1985 oleh Asosiasi Pemasaran Amerika (American Marketing Association), yaitu:

Manajemen Pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan, konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi gagasan, barang dan jasa untuk menghasilkan pertukaran yang memenuhi sasaran-sasaran perorangan dan organisasi.

Definisi ini memandang manajemen pemasaran sebagai suatu proses yang meliputi analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian. Manajemen pemasaran dilandasi oleh gagasan pertukaran dan tujuannya adalah menghasilkan bagi pihak-pihak yang terlibat. Manajemen pemasaran mempunyai tugas untuk mempengaruhi tingkat, saat serta komposisi permintaan sedemikian rupa sehingga akan membantu organisasi mencapai sasarannya.

Kotler dan Armstrong

Menurut Kotler dan Armstrong (2001:18) Menyatakan bahwa Manajemen Pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun dan memelihara pertukaraan yang menguntungkan dengan pembeli sasaranuntuk mencapai tujuan perusahan.

Swastha dan Irawan

menurut Swastha dan Irawan (1990:7) menyatakan Manajemen Pemasaran adalah penganalisaan, perencanaan dan pengawasan program-program yang ditujukan untuk mengadakan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan organisasi. Hal ini tergantung pada penawaran organisasi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar serta menentukan harga, mengadakan komunikasi dan distribusi yang efektif untuk memerintah, mendorong, serta melayani pasar.

Jadi dalam fungsi manajemen tersebut tahap perencanaan merupakan tahap yang sangat menentukan terhadap kelangsungan dan sukses organisasi. Proses perencanaan merupakan satu proses yang selalu memandang kedepan atau kemungkinan-kemungkinan yang akan datang.

Untuk membuat suatu rencana, fungsi penganalisaan sangat penting agar rencana yang dibuat dapat lebih matang dan tepat, dari segi lain, penerapan merupkan kegiatan untuk menjalankan rencana.

Sedangkan fungsi akhir dari manajemen adalah pemasaran, yaitu fungsi mengendalikan segala sesuatu aktifitas agar tidak terjadi penyimpangan. Jadi fungsi ini untuk menghindari adanya penyimpangan, atau memperkecil penyimpangan yang akan terjadi.

Author Profile

Aziizah Niken
Aziizah Niken

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *